Jumat, 24 April 2026 IDR/USD 16.282 ▼ 0.02% IHSG 7.854,30 ▲ 0.16% Jakarta 28°C ⛅
LIVE Rapat Kerja Kemenkeu
Lokatv.News
Kabar Dari Tanah Air
Beranda Perusahaan Tentang Kami
Tentang Kami · Edisi 2026

Kami percaya pada pertanyaan yang belum ditanyakan orang lain pagi ini.

Lokatv News lahir pada 2019 — di sebuah ruko kecil di Lokataru Timur, dengan tiga wartawan dan satu laptop bekas. Hari ini, kami adalah rumah dari 47 reporter di 34 provinsi. Yang tidak berubah: alasan kami menekan tombol publish setiap pagi.

Didirikan 15 Agustus 2019
Terbit dari Lokataru, Jawa Tengah
Kini berbasis Jakarta · Biro di 4 kota
Pembaca unik 487K / minggu (2026)
Bagaimana kami mulai

Dimulai dari ruko kecil, tiga orang, dan satu pertanyaan.

Cerita bagaimana Lokatv News terjadi — dan kenapa kami masih di sini.

Pada pertengahan 2019, Lokataru Timur belum punya satu pun portal berita sendiri. Apa yang terjadi di kabupaten — pemekaran desa, longsor di Pasirangin, sengketa lahan di Samarangan — hanya muncul di media nasional sebagai catatan pinggir, biasanya sehari atau dua hari setelah kejadian. Banyak cerita tidak pernah muncul sama sekali.

Tiga orang yang kemudian mendirikan Lokatv News waktu itu masih bekerja di tiga tempat berbeda: satu reporter koran regional, satu editor desk ekonomi di sebuah situs berita Jakarta, dan satu mantan wartawan radio yang baru pulang dari menempuh studi jurnalistik di Belanda. Mereka tidak saling kenal sampai seorang kenalan bersama mempertemukan mereka di sebuah kedai kopi di Yogyakarta.

Malam itu, pertanyaan yang muncul sederhana: kenapa tidak kita saja yang mengerjakannya?

Kantor pertama Lokatv News di sebuah ruko dua lantai di Lokataru Timur, sekitar awal 2020. Masih dalam masa pandemi. FOTO: DOKUMENTASI LOKATV

Delapan bulan berikutnya adalah tentang pinjaman modal, membeli laptop bekas dari hasil patungan, menyewa ruko seluas 40 meter persegi, dan belajar memasang WordPress dari tutorial YouTube. Artikel pertama yang kami terbitkan adalah reportase tentang petani jagung di Desa Cikalong yang sudah enam bulan tidak menerima pupuk subsidi. Dibaca 42 orang di hari pertama. Tapi tiga minggu kemudian, kepala dinas datang ke desa itu membawa pupuk — setelah laporan kami dibagikan di grup-grup WhatsApp warga.

Kami tidak bercita-cita besar di awal. Kami hanya ingin memastikan cerita dari tempat ini diceritakan — dan diceritakan dengan benar. — Hardi Pratama, salah satu pendiri & Pemimpin Redaksi

Tujuh tahun kemudian, kami masih menerbitkan cerita yang dibaca 42 orang di hari pertama — dan kami masih senang setiap kali hal itu terjadi. Tapi kami juga sudah berkembang. Dari tiga orang, menjadi 47 reporter di seluruh Nusantara. Dari satu laptop bekas, menjadi tiga biro di luar Jakarta. Dari 42 pembaca pertama, menjadi 487 ribu pembaca unik setiap minggu — mayoritas dari luar Pulau Jawa.

Tapi di atas semua angka itu, apa yang membuat kami bangun pagi dan membuka laptop adalah: ada cerita yang kalau bukan kami yang tulis, mungkin tidak akan pernah ada yang menulisnya. Dan selama itu masih benar, kami akan terus di sini.

Lokatv News hari ini

— dalam angka yang kami selalu periksa ulang.

47
Reporter & editor di 34 provinsi
487K
Pembaca unik tiap minggu
12rb+
Artikel ditulis sejak 2019
5
Kota dengan biro tetap
Diperbarui April 2026 · Sumber: Google Analytics 4, Comscore, internal newsroom report
Prinsip Kami

Enam hal yang kami pegang — bahkan ketika tidak mudah.

Prinsip-prinsip ini bukan hiasan dinding redaksi. Mereka adalah alasan kenapa kadang kami terlambat menerbitkan, dan kenapa sebuah artikel bisa direvisi lima kali sebelum terbit.

01

Independen

Tidak berafiliasi dengan partai politik, konglomerasi bisnis, atau lembaga pemerintah mana pun. Iklan dan konten redaksi dipisahkan oleh dinding redaksional yang tegas.

02

Akurat

Setiap artikel investigasi melewati verifikasi minimal dua sumber independen. Jika kami salah, kami mengoreksi dalam waktu 24 jam dengan catatan yang jelas di artikel.

03

Beragam

Suara dari Sabang sampai Merauke, bukan dari lobi gedung di Jakarta saja. 62% reporter kami berasal dari luar Pulau Jawa — dan itu bukan kebetulan.

04

Terbuka

Kami mengakui kesalahan. Halaman Koreksi kami selalu terbuka. Tidak ada artikel yang dihapus diam-diam — jika ditarik, kami jelaskan alasannya.

05

Mendalam

Tim investigasi kami kadang menulis satu cerita selama enam bulan. Kami tidak percaya pada kecepatan jika itu berarti mengorbankan kedalaman atau akurasi.

06

Akuntabel

Pembaca kami bisa menghubungi redaktur langsung lewat email publik. Ombudsman internal independen meninjau keluhan pembaca setiap bulan dan menerbitkan ringkasannya.

Perjalanan Kami

Enam tahun, lima kantor, satu arah.

Catatan ringkas tonggak-tonggak yang membentuk Lokatv News menjadi yang sekarang.

2019
Agustus · Titik Awal

Berdiri di ruko dua lantai, Lokataru Timur

Tiga wartawan, satu laptop bekas, dan WordPress hasil tutorial YouTube. Artikel pertama dibaca 42 orang.

2020
Pandemi

100 ribu pembaca pertama

Liputan khusus kami tentang ketersediaan tempat tidur rumah sakit di 7 kabupaten Jateng menjadi rujukan warga. Tim bertumbuh jadi 9 orang.

2021
Pindah Kantor

Dari Lokataru ke Jakarta Selatan

Kantor baru di Jl. Satrio, tapi kantor lama di Lokataru tetap dipertahankan sebagai biro regional Jawa Tengah.

2022
Penghargaan Pertama

Adiwarta AJI — Laporan Investigasi

Seri laporan kami tentang dana desa fiktif di Kalimantan Barat meraih penghargaan jurnalistik pertama Lokatv.

2023
Ekspansi Biro

Biro baru di Surabaya, Medan, Makassar

Jaringan reporter lapangan bertambah jadi 24. Liputan daerah menjadi keunggulan kompetitif kami.

2024
Lokatv+ Diluncurkan

Layanan premium untuk pembaca setia

Newsletter pagi, podcast mingguan, dan akses awal ke laporan investigasi. 28 ribu pelanggan di bulan pertama.

2025
Audit & Pengakuan

Diakui Comscore · 487K pembaca unik

Masuk 10 besar portal berita digital di Indonesia berdasarkan engagement. Tim bertumbuh jadi 47 orang.

2026
Hari ini · Sedang ditulis

Babak baru — dengan pertanyaan yang sama

Tujuh tahun kemudian, kami masih bangun pagi dengan alasan yang sama seperti di 2019. Beberapa hal memang sebaiknya tidak berubah.

Tim Redaksi

Mereka yang mengambil keputusan setiap hari.

Di balik setiap artikel yang Anda baca ada orang-orang ini — dengan nama, wajah, dan alamat email yang bisa Anda hubungi.

Pendiri · Pemimpin Redaksi
Hardi Pratama

Jurnalis dengan latar radio & cetak sejak 2006. Meraih Mochtar Lubis Award 2025 atas seri laporan tentang kebijakan pangan daerah.

Wakil Pemimpin Redaksi
Sari Widianingrum

Mantan editor ekonomi sebuah mingguan nasional. Bergabung sejak 2021, fokus pada rubrik Ekonomi & Kebijakan Publik.

Redaktur Pelaksana
Andra Rahmawan

Bergabung dari 2020. Koresponden Istana sekaligus pengawas operasional redaksi harian. Penulis buku "Jalan-Jalan Kecil Indonesia".

Kepala Desk Investigasi
Ranu Adisaputra

Reporter sejak 2011. Memimpin tim lima orang yang fokus pada korupsi, lingkungan, dan kebijakan sumber daya alam.

Kepala Desk Daerah
Nurul Rahmi

Koordinator 24 reporter di luar Jakarta. Berfokus pada cerita lingkungan dan kebijakan publik daerah.

Kepala Desk Video
Bima Setiawan

Lulusan IKJ, mantan produser dokumenter televisi. Memimpin tim Lokatv Docs yang memproduksi 2–3 dokumenter per kuartal.

Kepala Teknologi & Produk
Dinda Hapsari

Sebelumnya bekerja di tim produk Bukalapak. Mengawal peluncuran Lokatv+ dan arsitektur CMS internal sejak 2023.

Ombudsman Publik
Prof. Tri Wibowo

Guru Besar Komunikasi UGM. Posisi independen — tugasnya menerima keluhan pembaca dan mengaudit praktik redaksi tiap bulan.

Cara Kami Bekerja

Ruang redaksi tidak pernah sepi.

Kami bekerja dalam delapan desk yang saling terhubung — bukan silo yang berdiri sendiri. Setiap artikel besar biasanya melibatkan minimal dua desk: reporter lapangan yang mencari, editor yang mempertajam, ombudsman yang menjaga.

  • Rapat redaksi harian pukul 07:30 Menentukan agenda peliputan, headline rotasi, dan artikel prioritas hari itu.
  • Verifikasi dua sumber minimum Tidak ada klaim faktual yang diterbitkan tanpa konfirmasi dari dua sumber independen.
  • Dinding antara redaksi & bisnis Tim iklan tidak punya akses ke daftar peliputan. Sebaliknya, tim redaksi tidak tahu siapa pengiklan kami.
  • Halaman koreksi terbuka Setiap kesalahan yang kami buat dicatat dengan tanggal, apa yang salah, dan apa yang diperbaiki.
📰

Nasional

Pemerintahan, DPR, peristiwa, kesehatan, pendidikan.

12 reporter
🌏

Daerah

Cerita dari 34 provinsi. Dikoordinir dari 4 biro regional.

24 reporter
💼

Ekonomi

Makro, UMKM, perbankan, teknologi finansial, pasar modal.

6 reporter
🔎

Investigasi

Riset panjang 3–6 bulan. Korupsi, lingkungan, konflik agraria.

5 reporter

Olahraga

Liga 1, tim nasional, bulu tangkis, e-sports, atletik.

4 reporter
🎬

Video & Foto

Dokumenter, liputan visual, reportase foto mendalam.

8 kreator
Pengakuan

Penghargaan yang menggerakkan — bukan memajang.

Penghargaan bukan tujuan, tapi ia membantu kami memastikan standar terjaga. Berikut beberapa yang diraih tim Lokatv dalam beberapa tahun terakhir.

🏆
2025 · PILIHAN JURI

Mochtar Lubis Award

Seri "Siapa yang Menjaga Hutan Kita" — kategori Laporan Lingkungan.

🥇
2024 · PEMENANG

Adiwarta AJI Indonesia

Investigasi tata kelola dana desa di 14 kabupaten Kalimantan.

🎖
2024 · FELLOWSHIP

Google News Initiative

Terpilih sebagai 10 media penerima fellowship jurnalisme berbasis data di Asia Tenggara.

2023 · NOMINASI

Pen Awards Indonesia

Kategori Storytelling Terbaik — dokumenter "Anak-Anak di Pesisir Rob".

📜
2023 · PENGHARGAAN

Anugerah Jurnalistik MH Thamrin

Kategori liputan kebijakan publik — dampak reformasi birokrasi di pemerintahan daerah.

🎗
2022 · PILIHAN EDITOR

Jakarta Post Media Awards

Media Baru Terbaik — dengan catatan "jurnalisme daerah yang datang dari akar rumput".

· Karya kami pernah dirujuk oleh ·
Tempo
Kompas
The Jakarta Post
Nikkei Asia
Reuters
Al Jazeera
BBC Indonesia
CNN Indonesia
Tirto.id
Project Multatuli
Di Mana Kami Berada

Satu kantor pusat, empat biro, 34 provinsi.

Kami percaya cerita terbaik datang dari tempat kejadian — bukan dari laporan telepon.

🏛 Kantor Pusat

Lokatv Media Hub — Jakarta

Gedung Lokatv Media · Lantai 7
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 9, Jakarta Selatan 12940
Senin–Jumat · 09:00–18:00 WIB

  • Redaksi: redaksi@lokatvnews.com
  • Telepon: (021) 5500-2026
  • Iklan: iklan@lokatvnews.com
  • WhatsApp: +62 812 5500 2026
📍 Empat Biro Regional

Surabaya · Medan · Makassar · Yogyakarta

Setiap biro dikelola oleh seorang kepala biro dan 3–7 reporter lokal yang mengenal wilayahnya dengan dalam. Juga 15 koresponden lepas di kota-kota lain.

  • Surabaya: surabaya@lokatvnews.com
  • Medan: medan@lokatvnews.com
  • Makassar: makassar@lokatvnews.com
  • Yogyakarta: yogya@lokatvnews.com

Tertarik menulis bersama kami?

Kami selalu mencari orang-orang yang percaya bahwa jurnalisme lokal itu penting — dan yang tidak takut menanyakan pertanyaan sulit. Apakah Anda reporter berpengalaman, atau lulusan baru dengan rasa ingin tahu yang besar, kami ingin berkenalan.